Sekembalinya dari realitas, aku diijinkan bermimpi kembali dan pulang kemari. Di rumah yang jauh dari hiruk pikuk. Akhir akhir ini semakin parah saja aku terjebak dalam utopia utopiaku sendiri. Merasa menjadi sebuah filsuf saja yang memkirkan hakekat hakekat dan sikap. Mmm.. dan saya sedang stres, ya ya stres. Tentu saja karena pikiran saya sendiri, dengan konsep konsep anarkis nanggung dan anti antian yang membuatku terasing dalam dunia global yang semakin gencar membujuk untukku bergabung dengan penyeragamannya. Aku menghargai kisah stres ini dengan hikmat, aku tau posisiku sebagai warga dunia ketiga dengan keluarga yang tak berpengaruh dan ekonomi pas pasan. Arti mimpi difilter habis disini oleh realitas. Saya berusaha tetap menjaga mimpi saya hidup dengan tanpa mempermasalahkan fasilitas fasilitas yang saya kira akan membantu saya bertahan di era dekaden ini. Ah tai lah ahaha, ok saya malah kepikiran buat diagram :p
ya sepertinya perjalanan masih panjang hahaha
Seperti gambar diatas pasti telah menjelaskan bagaimana sistem mimpi lewat kacamata realitas, tapi jangan malu untuk menjadi orang yang berbeda. Kalo Pink Floyd bilang "another brick in the wall". Bicara tentang sistem lagi sih. Ok, kembali ke judul tentang semua hal berhubungan dengan hal lainnya, seperti chain reaction. Semesta ini juga bekrtja dengan sistem demikian. Gerak tubuh, suara, emosi, semuanya berkaitan. Maha sempurna Tuhan dengan berbagai rahasia yang tak kita ketahiu. Tapi kita selalu keras kepala dan menolak kebenaran itu karena dianggap tidak rasional karena ilmu kita memang belum atau tak bisa sampai kesana. Dan quote yang saya dapatkan adalah qoute yang membuat saya menjadi agak intrivert dan lebih memperhatikan sikap. Begini Bunyinya:
Dan saya baru saja mengkristalkan apa yang saya tau tentang diri saya, dan perjalanan ini masih jauh dari mengenal keutuhan vertikal dan horizontal. Saya sedang berusaha. Dari semua hal yang membentuk saya, mulai dari personal hingga komunal ataupun astral, saya sangat berterima kasih, dan perjalanan spiritual saya masih jauh untuk mencapai tingkat pengetahuan yang cukup untuk mengenal koneksi antara informasi atom dan frekwensi frekwensinya. Semoga saya diberi waktu yang cukup untuk tidak mendustakan hal yang terkecilpun. Bismillah :) (maaf celotehan ini memang basi, saya butuh tempat sampah. Dan saya membuat satu, terima kasih untuk berpikir tentang daur ulang)