Hello there, akhir akhir ini susah sekali mengatur jadwal. Mengingat banyak posisi baru yang kusandang. Memaksaku agar cepat menempatkan posisi dalam skala efektivitas yang tinggi. But anyway, let's just sing and face the world. Seperti biasa, 5 band yang intens menginjeksi telinga. Sepertinya kecenderungan musik saya sedang condong ke suatu arah. Karya gambar saya juga mulai condong ke satu arah, keping keping saling melengkapi. Pun aku berharap seseorang di sana dapat melengkapi keping ini. Here we go!
1. DIIV - Oshin (Subsume)
Salahsatu dari lagu DIIV yang paling berkesan karena telah menyelamatkan saya dari bad trip psylocybe. Aku mendengar setiap tone dan pecahan nada diiringi putaran geometris dengan banyak mata dimana mana. Dalam lethal dose yang merenggut kesadaran, lagu ini mengembalikan saya pada posisi semula. Terbaring di kasur hingga pukul 3 pagi.
2. The Smiths - Please, Please, Please Let Me Get What I Want
Banyak lagu The Smiths yang merepresentasikan banyak kejadian dalam hidup saya, terlalu banyak mungkin hahaha. Salahsatu lagu terpendek dalam renungan yang terlalu panjang.
3. Alvvays - Adult Diversion
Begitu mendengar lagu ini aku langsung in love dengan sound nya, suara vocal yang halus dan terkesan teenage dalam lirikal. Membuatku merasa selalu muda haha
4. Yuck - The Wall
Lagu yang menjadi soundtrack setiap pagi ketika mengantar ibu ke pasar, menuju selatan dengan dengan embun yang terlihat layak filter fade VSCOcam haha. Sing along sepanjang jalan dengan nada yang catchy. Tryna make it through the wall,
You can see me if you're tall, Looking over... direpetisi tanpa bosannya..
5. Craft Spells - Komorebi
Matahari belum sepenuhnya nampak, cahayanya yang putih di distorsi atmosfer menjadi kekuningan menggusur warna biru di sekitarnya. Aku duduk menatapinya sembari menunggu ibu berbelanja. Syahdu suara flute atau apa itu menyeruak halus. Sungguh syahdu *malahpie
Selamat menjalani hari, love you